manfaat nuklir bagi kehidupan

10 Manfaat Nuklir Bagi Kehidupan Yang Jarang Diketahui

Bismillah. Mungkin Pembaca sekalian pernah mendengar tentang manfaat nuklir untuk PLTN, Bom Nuklir, X-Ray, ataupun untuk membunuh tumor/kanker. Namun sesungguhnya nuklir memiliki banyak manfaat pada berbagai bidang yang lain yang mungkin pembaca sekalian belum menduganya. Dari Banyak manfaat Nuklir, berikut ini 10 manfaat nuklir bagi kehidupan yang jarang diketahui oleh masyarakat umum.

10 Manfaat Nuklir Bagi Kehidupan Yang Jarang Diketahui:

  1. Baterai Nuklir (Baterai Atom)
  2. Membasmi Serangga Hama
  3. Mengawetkan Makanan
  4. Mencari Sumber Air
  5. Sebagai Alarm Kebakaran
  6. Mencari Sumber Minyak dan Gas
  7. Menciptakan Tanaman Varietas Unggul
  8. Mendeteksi Kebocoran dan Mengetahui Ketebalan Suatu Benda
  9. Mengetahui Umur Benda
  10. Memperkuat Struktur Material Plastik, Karet, dan Kayu

Manfaat Nuklir : Baterai Nuklir (Baterai Atom)

Pernahkah pembaca membayangkan bisa memakai handphone tanpa perlu mengeces /mengisi daya baterai (charging) selama 5 tahun?

Hal tersebut bukanlah imajinasi seperti dikutip dari pernyataan berikut:

“Dengan menggunakan teknologi nuklir hasil pengayaan uranium sistem rendah, baterai ponsel bisa lima tahun sekali pengisian. Bayangkan dengan teknologi nuklir bisa menghemat keuangan konsumen,” Perkataan Direktur Utama PT Industri Nuklir Indonesia (Inuki) Persero, Yudiutomo Ismarjdoko, saat berbicara pada konferensi “Strategi Sumber Daya Manusia Dalam Memenangkan MEA 2015”, di Jakarta, Selasa (2/12/2014), seperti dikutip Antara. [1]

Istilah baterai nuklir, baterai atom, baterai tritium dan radioisotop generator digunakan untuk menggambarkan perangkat yang menggunakan energi dari peluruhan isotop radioaktif untuk menghasilkan listrik. Seperti reaktor nuklir mereka menghasilkan listrik dari energi atom, tetapi berbeda karena tidak menggunakan reaksi berantai yang dipakai pada reaktor nuklir.

Dibandingkan dengan baterai lain baterai nuklir sangat mahal, tetapi memiliki hidup yang sangat panjang dan kepadatan energi yang tinggi, terutama digunakan sebagai sumber daya untuk peralatan yang harus beroperasi tanpa pengawasan untuk jangka waktu yang lama, seperti pesawat ruang angkasa, alat pacu jantung, sistem bawah air dan otomatis Stasiun ilmiah di bagian terpencil dunia. [2]

 

Manfaat Nuklir : Membasmi Serangga Hama

Sempatkah pembaca berpikir bahwa nuklir yang ditakuti karena menyebabkan kemandulan justru bisa mendatangkan manfaat dari kerugian ini. Nuklir bisa diradiasikan pada serangga hama sehingga serangga jantan bisa menjadi mandul (steril). Serangga yang mandul ini kemudian dilepaskan ke alam dalam jumlah besar secara berulang ulang dan jika serangga jantan kawin dengan serangga betina, tidak bisa menghasilkan keturunan . Sehingga lama kelamaan populasi serangga tersebut akan turun secara drastis.

Akhir-akhir ini insektisida kimia dirasakan menurun keefektifannya, karena munculnya serangga yang kebal terhadap insekstisida. Selain itu insektisida juga mulai dikurangi penggunaannya karena insektisida meninggalkan residu yang beracun pada tanaman. Salah satu metode yang mulai banyak digunakan untuk menggantikan insektisida dalam mengendalikan hama adalah teknik serangga mandul. Teknik ini telah digunakan secara intensif di banyak negara penghasil pertanian seperti Amerika Selatan, Mexico, Jamaika dan Libya. [3]

 

Manfaat Nuklir : Mengawetkan Makanan

Kerusakan makanan hasil panen dalam penyimpanan akibat serangga, pertunasan dini atau busuk, dapat mencapai 25-30%. Kerugian ini terutama diderita oleh negara-negara yang mempunyai cuaca yang panas dan lembab. Pengawetan makanan banyak digunakan dengan tujuan untuk menunda pertunasan pada umbi-umbian, membunuh serangga pada biji-bijian, pengawetan hasil laut dan hasil peternakan, serta rempah-rempah.

Pada teknik pengawetan dengan menggunakan radiasi, makanan dipapari dengan radiasi gamma berintensitas tinggi yang dapat membunuh organisme berbahaya, tetapi tanpa mempengaruhi nilai nutrisi makanan tersebut dan tidak meninggalkan residu serta tidak membuat makanan menjadi radioaktif. Teknik iradiasi juga dapat digunakan untuk sterilisasi kemasan. Di banyak negara kemasan karton untuk susu disterilkan dengan iradiasi.[4]

 

Manfaat Nuklir : Mencari Sumber Air

Dalam bidang hidrologi, sumber radiasi yang umum digunakan adalah sumber radiasi gamma. Teknik hidrologi yang menggunakan radioisotop mampu secara akurat melacak dan mengukur ketersediaan air dari suatu sumber air di bawah tanah. Teknik tersebut memungkinkan untuk melakukan analisis, pengelolaan dan pelestarian sumber air yang ada dan pencarian sumber air baru. Teknik ini dapat memberikan informasi mengenai asal, usia dan distribusi, hubungan antara air tanah, air permukaan dan sistem pengisiannya.

Pemanfaatan lainnya adalah sebagai perunut untuk mencari kebocoran pada bendungan dan saluran irigasi, mempelajari pergerakan air dan lumpur pada daerah pelabuhan dan bendungan, laju alir, serta laju pengendapan. Selain radiasi gamma, radiasi neutron banyak juga digunakan untuk mengukur kelembaban permukaan tanah.[5]

 

Manfaat Nuklir : Alarm Kebakaran

Detektor Kebakaran yang menggunakan radioaktif biasanya menggunakan ameresium-241 yang merupakan pemancar alfa. Pada saat tidak ada asap maka partikel alfa akan mengionisasi udara dan menyebabkan terjadinya aliran ion antara 2 elektroda. Jika asap di dalam ruangan masuk ke dalam detektor, maka asap tersebut dapat menyerap radiasi alfa sehingga akan menghentikan arus yang selanjutnya akan menghidupkan alarm.[6]

 

Manfaat Nuklir: Mencari Sumber Minyak dan Gas

Pada bidang perminyakan dan gas alam, nuklir digunakan untuk berbagai hal. Diantaranya untuk parameter pembentukan logging, dan pelacak (tracer) yang digunakan untuk menentukan profil injeksi dan lokasi rekahan pada hydraulic fracturing.

Pada logging, sumber radioaktif yang tertutup secara rutin digunakan dalam evaluasi pembentukan pada sumur baik sumur hydraulically fractured maupun non-fracked. Sumber diturunkan ke dalam lubang bor sebagai bagian dari alat well logging, dan dikeluarkan dari lubang bor sebelum hydraulic fracturing.

manfaat nuklir bagi kehidupan

Sedangkan pada pengukuran densitas formasi batuan digunakan sumber radioaktif Cesium-137. Sumber Cesium membombardir formasi dengan sinar gamma energi tinggi. Atenuasi sinar gamma memberikan ukuran yang akurat dari kepadatan formasi; ini telah menjadi alat standar pada perminyakan sejak tahun 1965. Sumber lain adalah Amerisium Berylium (Am-Be), sumber neutron yang digunakan dalam evaluasi porositas formasi, dan telah digunakan sejak tahun 1950.

Industri minyak dan gas juga menggunakan nuklir untuk menyelidiki atau melacak pergerakan bahan (radiotracer). Penggunaan paling umum dari radiotracers ini adalah untuk pengukuran laju aliran pada sumur minyak atau gas. Sebuah penelitian tahun 1995 menemukan bahwa pelacak radioaktif yang digunakan di lebih dari 15% dari sumur minyak dan gas yang telah distimulasi.[7]

 

Manfaat Nuklir : Menciptakan Tanaman Varietas Unggul

Seperti diketahui, radiasi pengion mempunyai kemampuan untuk merubah sel keturunan suatu mahluk hidup, termasuk tanaman. Dengan berdasar pada prinsip tersebut, maka para peneliti dapat menghasilkan jenis tanaman yang berbeda dari tanaman yang telah ada sebelumnya dan sampai saat ini telah dihasilkan 1800 jenis tanaman baru.

Caranya adalah dengan meradiasi bibit tanaman dengan sinar gamma dengan dosis berbeda-beda namun tetap dalam skala aman, sehingga bibit tanaman bermutasi namun

tidak bersifat radioaktif dan tetap aman dikonsumsi. Kemudian ditanam dan ketika tumbuh dilihat tanaman mana yang memiliki kelebihan daripada tanaman normal. Maka tanaman tersebut yang akan dibudidayakan.

Varietas baru tanaman padi, gandum, bawang, pisang, cabe dan biji-bijian yang dihasilkan melalui teknik radioisotop mempunyai ketahanan yang lebih tinggi terhadap hama dan lebih mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim yang ekstrim. [8]

 

Manfaat Nuklir : Mendeteksi Kebocoran dan Mengetahui Ketebalan Suatu Benda

Penggunaan radioisotop dalam bidang industri antara lain untuk mendeteksi kebocoran pipa yang ditanam di dalam tanah atau dalam beton. Dengan menggunakan radioisotop yang dimasukkan ke dalam aliran pipa kebocoran pipa dapat dideteksi tanpa penggalian tanah atau pembongkaran beton. Penyinaran radiasi dapat digunakan untuk menentukan keausan atau kekeroposan yang terjadi pada bagian pengelasan antarlogam. Jika bahan ini disinari dengan sinar gamma dan dibalik bahan itu diletakkan film foto maka pada bagian yang aus atau keropos akan memberikan gambar yang tidak merata.[9]

Peralatan pengukur yang berisi sumber radioaktif secara luas telah digunakan dalam industri yang memerlukan pengaturan permukaan gas, cairan atau padatan secara akurat. Alat pengukur ini sangat bermanfaat dalam situasi dimana panas dan tekanan yang ekstrim atau kondisi lingkungan yang korosif mempersulit pelaksanaan pengukuran.

Pengukur ketebalan yang menggunakan radioisotop digunakan untuk mengukur ketebalan secara kontinu pada bahan, seperti kertas, plastik, logam, dan gelas, yang dalam proses pengukuran tersebut tidak diperlukan kontak antara alat pengukur dan bahan yang diukur.

Alat pengukur densitas yang menggunakan radioaktif digunakan pada saat kendali otomatis dari cairan, bubuk atau padatan sangat diperlukan, misalnya dalam pembuatan sabun detergen dan rokok.

Penggunaan radioisotop pada alat pengukur mempunyai beberapa kelebihan yaitu pengukuran dapat dilakukan tanpa kontak fisik antara alat pengukur dan bahan yang akan diukur, perawatan yang dibutuhkan relatif mudah, serta lebih ekonomis dibandingkan metode lainnya.[10]

 

Manfaat Nuklir : Mengetahui Umur Benda

Teknik penentuan umur suatu benda yang menggunakan radioisotop disebut Carbon Dating. Prinsip kerja teknik ini adalah membandingkan konsentrasi unsur karbon yang tidak stabil pada suatu benda dengan benda lainnya. Teknik ini banyak digunakan oleh para ahli geologi, antropologi dan arkeologi untuk menentukan umur benda yang mereka temukan. [11]

 

Manfaat Nuklir : Memperkuat Struktur Material Plastik, Karet, dan Kayu

Dalam kondisi tertentu, radiasi dapat menyebabkan reaksi kimia (pelepasan radikal bebas) yang membantu membuat material lebih ringan dan lebih tahan. Teknik ini sangat efektif dalam pembuatan isolator, kabel listrik dan prosthetics.

Dengan teknik ini memungkinkan untuk meningkatkan struktur molekul berbagai macam produk. Plastik dapat diinduksi agar lentur jika dipanaskan (Thermoretractable). Plastik jenis ini sering digunakan dalam industri kemasan. Plastik ini juga bisa dipakai sebgai lapisan tambahan yang ditambahkan untuk melindungi kabel atau kawat listrik sehingga tahan panas dan reaksi kimia. Selain itu bisa juga digunakan dalam industri mobil dan kedirgantaraan, serta dalam berbagai peralatan listrik.

Dalam industri ban, beberapa produsen menggunakan radiasi nuklir untuk vulkanisasi karet, prosedur ini jauh lebih efektif daripada teknik berbasis sulfur konvensional biasanya digunakan.untuk memperkuat struktur kayu, kayu diisi dengan resin yang mengeras di bawah paparan radioaktif. Berkat teknologi ini, prosedur yang awalnya digunakan secara eksklusif dalam pemulihan karya seni, sekarang digunakan dalam penguatan lantai kayu. Kayu yang lebih keras dapat juga diperoleh dengan menggabungkan kayu dan plastik. [12]

Muhammad Firdaus (Mahasiswa S1 Teknik Nuklir UGM Semester 6, Founder muslimilmiah.com)

Referensi:

[1] Reza Wahyudi, “Pakai Nuklir, Baterai Ponsel Bisa Tahan 5 Tahun” diakses dari: http://tekno.kompas.com/read/2014/12/04/16071777/Pakai.Nuklir.Baterai.Ponsel.Bisa.Tahan.5.Tahun, pada tanggal 11 Juli 2016

[2] Wikipedia, “Atomic Battery”, diakses dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Atomic_battery, pada tanggal 11 Juli 2016

[3] Pusat Pendidikan dan Pelatihan – Badan Tenaga Nuklir Nasional, Bidang Non Energi: Pemanfaatan Radiasi Untuk Kesejahteraan Manusia, diakses dari: http://www.batan.go.id/pusdiklat/elearning/proteksiradiasi/pengenalan_radiasi/3-2.htm, pada tanggal 11 Juli 2016

[4] Ibid.

[5] Ibid.

[6] Ibid.

[7] Wikipedia, “Uses of Radioactivity in Oil and Gas Wells”, diakses dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Uses_of_radioactivity_in_oil_and_gas_wells, pada tanggal 12 Juli 2016

[8] World Nuclear Association, “The Many Use Of Nuclear Technology”, diakses dari: http://www.world-nuclear.org/information-library/non-power-nuclear-applications/overview/the-many-uses-of-nuclear-technology.aspx, pada tanggal 12 Juli 2016

[9] Ivan Daviq Yunanta, “Manfaat Radio Isotop Dalam Kehidupan Sehari-hari”, diakses dari: http://ivan15037.web.unej.ac.id/2015/08/16/manfaat-radio-isotop-dalam-kehidupan-sehari-hari/ , pada tanggal 12 Juli 2016

[10] Pusat Pendidikan dan Pelatihan – Badan Tenaga Nuklir Nasional, Op. Cit.

[11] Ibid.

[12] French Institute of Nuclear Physics and Particle Physics (IN2P3), “Material Development”, diakses dari: http://www.radioactivity.eu.com/site/pages/Material_Development.htm, pada tanggal: 12 Juli 2016

 

Share
6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *